Thursday, June 22, 2017

Selamat Menikmati Sebuah Kesementaraan










Susah untuk diamalkan. Jatuh cinta seumpama menemukan kalimat-kalimat bagus pada buku. Sesederhana itu, namun sebelum menemukannya, kau harus rajin membaca.Tak perlu gegabah karena melakukan cinta yang sederhana adalah sebuah kehidupan. Ia menjadi tanggung jawab dari pagi menuju pagi lagi.

Hari ini saya bangun dengan bunyi detak jantung kekasih. Saya mencium telinganya dan mencium aroma bunga-bunga segar di sana. Seperti aroma melati atau sakura, saya sukar menemukan apa yang paling tepat—seperti jatuh cinta, kau akan sukar menemukan aroma apa yang paling tepat.

Jika saat ini hatimu sedang jatuh cinta, percayalah bahwa itu hanya sebuah kesementaraan, nikmati kesementaraan itu sungguh-sungguh. Namun jika saat ini kau sedang patah hati, percayalah itupun juga adalah sebuah kesementaraan, maka nikmatilah itu sungguh-sungguh. Tiba-tiba saya teringat kamar mandi, jika jatuh cinta, kau akan berlama-lama di sana dan jika sedang patah hati, kau pun akan berlama-lama di sana. Maka kamar mandi adalah sebuah kesementaraan.


Semalam, saya tidur di dalam pelukan kekasih dengan cerita-ceritanya yang membuat saya lekas mengantuk, ia menyelimuti saya, kami berciuman dengan mata tertutup. Pun juga adalah sebuah kesementaraan. Saya menikmatinya dengan sungguh-sungguh. Kesementaraan adalah sesuatu yang akan lewat begitu saja. Kau tak dapat menahannya. Kau tak dapat memegangnya erat-erat— seperti langit senja kesukaanmu, kau hanya butuh sebuah singgah lantas beranjak. Lekas. 

No comments:

Post a Comment

Featured Post

Kelas Public Speaking: (1) Seni untuk Menyihir Orang Lain - Senemu Cafe

Selamat datang di Senemu Coffee. Suasana sebelum kelas, setiap peserta bersiap untuk menikmati sarapan bersama. Saya d...