Sunday, March 12, 2017

Kelas Public Speaking: (1) Seni untuk Menyihir Orang Lain - Senemu Cafe






Selamat datang di Senemu Coffee.

Suasana sebelum kelas, setiap peserta bersiap untuk menikmati sarapan bersama.


Saya dan peserta menikmati sarapan bersama sambil sedikit mendengarkan cerita tentang latar belakang peserta. 


Suasana di kelas. Biasanya sebelum masuk ke materi yang sebenarnya, setiap peserta memulai dengan memperkenalkan dirinya masing-masing. Pada awal mereka bicara, biasanya saya menemukan kekurangan yang langsung akan kita perbaiki. Hari ini kita belajar tentang elemen bicara, elemen postur, menemukan pesan, dan performa ketika menyampaikan materi, supaya kita menawan ketika berbicara di depan umum. 

Jangan pernah bicara omong kosong. Pembicara yang baik dan menawan adalah mereka yang mau mempersiapkan diri. Semakin banyak latihan dan semakin banyak menemukan jam terbang akan membuat kita menjadi pembicara yang menawan. Dan jangan lupa senyum.  

belakang: khansa, ira, saya, dika, alfa, natalia. depan: ruri dan wenda

Terima kasih untuk teman-teman yang sudah meluangkan waktu untuk hadir di kelas dan mendengarkan, cerita-cerita yang berseliweran di udara yang bikin saling belajar, tawa yang riuh bahagia, dan puisi tentang Ibu yang dibacakan di akhir kelas oleh Putri Khansa, yang membuat mata saya berkaca-kaca. Hari ini ajaib sungguh. Saya selalu senang mengajar karena biasanya justru saya yang banyak belajar.


"Semua orang punya 'magic-nya' masing-masing. Jadilah penyihir yang menawan!"

Sampai jumpa di kelas Public Speaking selanjutnya bersama saya. 

*Untuk Ruri dan Natalia yang sudah hadir dan memotret pun terima kasih sekali. Dan Senemu Cafe untuk tempat yang menyenangkan. 

No comments:

Post a Comment

Featured Post

Kelas Public Speaking: (1) Seni untuk Menyihir Orang Lain - Senemu Cafe

Selamat datang di Senemu Coffee. Suasana sebelum kelas, setiap peserta bersiap untuk menikmati sarapan bersama. Saya d...